6 Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada Dengan Mudah 100% Alami

Jerawat atau Acne vulgaris adalah penyakit kulit yang sering diderita oleh manusia. Jerawat dikarakteristikan dengan area kulit yang berwarna merah dan tonjolan kecil yang disebut papul. Papul jerawat memiliki tiga tipe, yaitu  tipe blackhead, tipe whitehead dan papul yang lebar yang disebut nodul.

Pada tipe blackhead jerawat berwarna hitam diatas tonjolannya karena akumulasi dari debris, bakteri dan lemak. Sedangkan untuk tipe whitehead, tidak terdapat warna hitam diatas tonjolannya dan sering disebut komedo. Jerawat yang parah ditandai dengan keradangan disekitar kulit. Namun, bisa saja tidak timbul keradangan namun hanya ditandai munculnya banyak jerawat.

Jerawat dapat timbul disemua bagian tubuh kecuali telapak tangan dan telapak kaki karena pada daerah tersebut tidak ada kelenjar pilosebaseous atau kelenjar minyak. Kelenjar inilah dan bakteri yang mendasari terbentuknya jerawat. Pada umumnya, jerawat dapat muncul pada kulit wajah, bagian atas dada, dan punggung.

Munculnya jerawat dipicu oleh infeksi bakteri, hormon androgen dan kurangnya higienitas kulit. Terapi jerawat bergantung pada seberapa parah jerawat yang timbul. Jerawat yang parah dapat timbul nanah sehingga terapi lokal saja tidak cukup untuk itu diperlukan terapi sistemik berupa obat oral.

Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada
Banyak terapi alternatif jerawat tersebar diberbagai media internet yang masing-masing mengatakan bahwa terapi itu aman dan efektif.

Penelitian-penelitian terkini mengenai terapi komplementer jerawat belum dapat menyimpulkan namun ada beberapa sutdi awal yang memberikan sugesti bahwa terapi itu memberikan manfaat terhadap terapi jerawat. Beberapa terapi alami diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Madu Manuka
Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada
Madu ini berasal dari Selandia baru dimana semak manuka tumbuh sangat banyak di sana. Madu manuka sangat dipromosikan secara luas sebagai terapi alami untuk jerawat.

Terdapat sebuah penelitian mengenai efek antibakteri  dan efek penyembuhan luka yang cukup signifikan dengan menggunakan madu manuka. Pada salah satu penelitian, peneliti mengobservasi bahwa perawatan luka dengan memberikan madu manuka telah diterapkan di rumah sakit dan klinik di dunia.

Namun, cara kerja madu manuka sebagai terapi alami untuk jerawat tidak diketahui. Sehingga mereka meneliti 3 jenis madu mengenai kemampuannya menekan radikal bebas, dan menemukan bahwa madu manuka yang paling efektif.

Di internet, testimoni dari pasien bervariasi mulai dari berefek hingga tidak berefek setelah menggunakan madu ini. Hingga sekarang, tidak ada penelitian definitif yang menyetujui atau tidak menyetujui keefektifan madu manuka sebagai terapi alami jerawat

2. Teh Hijau Atau Camelia Sinensis
Penggunaan 2% losion teh hijau secara topikal selama 6 minggu pada 20 pasien yang menderita jerawat ringan dan sedang menunjukkan keefektifannya dalam menghilangkan jerawat dibandingkan sebelum menggunakan terapi ini. Flavonoid dalam teh hijau memiliki efek anti-jerawat karena efek antiseptiknya.

3. Pohon Legundi Atau Chaste Tree
Pohon legundi digunakan sebagai bahan untuk jerawat yang timbul sebelum menstruasi. Ekstrak keseluruhan buahnya bekerja pada kadar hormon lutein dan hormon stimulasi folikel pada kelenjar pituitari. Serta meningkatkan hormon progesteron dan mengurangi kadar hormon estrogen lewat mekanisme dopaminergik.

Selain itu juga menurunkan hormon prolaktin premenstual. Ekstrak ini juga memiliki efek antijerawat, antibakteri dan antiinflamasi. Komisi E Jerman merekomendasikan untuk menggunakan secara rutin ekstrak ini dengan dosis 40 mg. Efek samping ekstrak ini adalah gangguan pencernaan dan ruam kulit.

4. Minyak Pohon Teh
Minyak ini adalah minyak esensial yang diekstraksi dari daun kecil dari pohon teh. Keamanan dan keefektifan minyak ini telah lama dipikirkan sebagai terapi alternatif jerawat. Pada tahun 1990, sebuah penelitian terhadap 124 pasien jerawat.

Beberapa diterapi dengan 5% minyak pohon teh berbasis gel dan yang lain diterapi dengan 5% benzoyl peroxide (BP adalah terapi umum jerawat di dunia kedokteran dan banyak ditemukan sebagai bahan obat jerawat). Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak pohon teh tidak bekerja secepat benzoyl peroxide.

Namun efek reduksi jerawat yang diberikan sama dengan benzoyl peroxide setelah 3 bulan pemakaian minyak ini. Peneliti juga melaporkan efek samping yang lebih rendah pada penggunaan minyak, yaitu kulit kering, iritasi, gatal dan kulit panas.

Terapi topikal dengan minyak pohon teh cukup aman bagi sebagian besar orang dewasa. Minyak ini mungkin dapat menimbulkan reaksi alergi kulit pada beberapa orang. Reaksi ini dapat terjadi karena minyak ini teroksidasi setelah terpapar dengan udara. Minyak pohon teh tidak boleh digunakan secara oral karena dapat menimbukan reaksi beracun mulai dari ruam merah pada kulit hingga koma.

5. Tannin
Zat ini memiliki sifat astringent alami. Selain itu, tannin memiliki efek antiinflamasi atau anti radang Tannin dapat diperoleh dengan mendidihkan campuran 5-10 gram ekstrak kulit kayu dari pohoh witch hazel, oak putih atau pohon walnut dalam satu gelas air.

Tannin dijual bebas secara komersil namun tidak dianjurkan untuk menggunakannya karena telah melewati proses penyulingan sehingga kandungan tannin hilang.

6. Asam Pada Buah
Asam sitrat, asam gliconic, asam gluconoactone, asam glycoli, asam malic dan asam tartaric. Kanduang asam ini dapat membantu membuang kulit yang sudah mati yang sering muncul pada pasien yang jerawat yang banyak.

Jerawat dapat muncul dibagian tubuh mana saja kecuali telapak tangan dan kaki karena itu terapinya sama untuk semua jerawat yang terletak dimanapun.

Banyak tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Hampir semuanya memiliki efek antibakteri, antiinflamasi dan pengelupas kulit mati.

Untuk jerawat pada tubuh, kebersihan higienitas badan perlu dijaga karena terdapat peran bakteri yang menimbulkan jerawat. Sering-seringlah mencuci tangan terutama setelah kontak dengan benda yang kotor. Gunakanlah baju yang dapat menyerap keringat dengan baik sehingga kulit tidak mudah teriritasi oleh keringat.

Jerawat dapat tumbuh dimana saja sehingga cara menghilangkan jerawat yang muncul di wajah sama dengan jerawat yang tumbuh di tubuh dan dada. Banyak tanaman yang dapat digunakan untuk terapi jerawat namun satu hal yang penting untuk terapi jerawat adalah menjaga kebersihan dan higienitas tubuh.

Comments

Popular posts from this blog

3 Cara Meningkatkan IQ Lewat Tindakan dan Kebiasaan Sederhana

5 Cara Terapi Wicara Anak Secara Alami Yang Bisa Ibu Coba Dirumah