Mengenal Alat Bantu Jalan Bayi: 2 Jenis Baby Walker



Alat bantu jalan bayi – Sebagai orang tua, pastinya kita menginginkan yang terbaik bagi buah hati. Termasuk ketika buah hati kita menginjak usia di mana ia sedang belajar untuk berjalan.

Tentu saja menjadi momen yang langka dan harus mendapat dukungan dari orang tua agar anak bisa belajar sekaligus mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Baby walker atau alat bantu jalan bayi merupakan salah satu perangkat yang membantu si kecil dalam belajar.

Lalu perlukah alat bantu jalan bayi atau baby walker? Perlu tidak perlu, sebenarnya tergantung setiap orang tua. Bagi mereka yang memiliki waktu senggang, terlibat langsung dalam masa belajar buah hati dalam berjalan menjadi pilihan yang tepat. Akan tetapi, bagi orang tua yang cukup disibukkan dengan rutinitas bekerja, baby walker bisa jadi pilihan praktis.

Jenis Alat Bantu Jalan Bayi

Berikut ini merupakan model alat bantu jalan bayi atau baby walker yang perlu kita ketahui sebelum memutuskan untuk membeli.

1. Sit-In Baby Walker

Alat bantu jalan bayi satu ini nampaknya sudah cukup umum dikenal masyarakat. Penggunannya pun relatif mudah. Kita hanya perlu menempatkan bayi dalam posisi duduk ke arah dalam baby walker lantas biarkan bayi belajar bergerak dengan bantuan beberapa roda di bawahnya.

Namun perlu diketahui oleh orang tua, bahwa baby walker tipe ini tak sepenuhnya melatih otot-otot bayi untuk belajar berjalan karena kaki mereka tidak sepenuhnya menapak pada lantai. Selain itu, penggunaan alat bantu jalan bayi tipe ini tidak membuat buah hati belajar untuk menyeimbangkan dirinya sendiri karena ia berada dalam posisi duduk.

2. Push Baby Walker

Tipe alat bantu jalan bayi satu ini lebih disarankan dibandingkan tipe sit-in. Mengapa? Tipe push baby walker ini akan merangsang buah hati dalam belajar berjalan dengan memberdayakan otot kaki hingga punggung mereka. Anak akan belajar dalam menyeimbangkan dirinya sendiri. Bisa dikatakan, tipe push baby walker ini meng-cover kekurangan yang ada pada baby walker tipe sebelumnya. Dikarenakan tipe alat bantu jalan bayi satu ini tidak terdapat pengaman di sekitarnya seperti yang ada pada tipe sit-in baby walker, orang tua perlu sedikit terlibat dalam pengenalan produk dan pengawasan terhadap anak. Setidaknya, hingga sang anak lebih stabil dalam berdiri, orang tua tidak membiarkan mereka seratus persen belajar sendiri.

Itu tadi macam-macam alat bantu jalan bayi yang bisa kita pilih. Apabila Anda berminat memiliki perangkat yang satu ini, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal sebelum membeli. Karena tujuannya untuk membantu buah hati, sebaiknya orang tua tidak melupakan beberapa hal penting ini sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli alat bantu jalan bayi atau baby walker.

Tips Memilih Baby Walker

Pertama, kenyamanan adalah hal utama. Perhatikan bahwa baby walker yang akan dibeli memiliki tinggi yang sama dengan tinggi tubuh anak, setidaknya pada bagian pegangan. Hal ini akan mendukung penggunaan sehingga anak tidak membungkuk atau merasa susah menggapainya ketika akan menggunakan. Selain itu, pastikan juga bahwa alat bantu jalan bayi yang dipilih dirakit dari bahan-bahan yang aman dari sisi komposisi bahan hingga kekuatannya. Jangan sampai baby walker yang Anda beli ternyata mudah jatuh dan menyebabkan kecelakaan pada si kecil. Sebagai opsi tambahan, Anda bisa memilih baby walker dengan tambahan permainan yang menyenangkan dan menarik perhatian anak atau bayi untuk menggunakannya.

Sebagai tambahan, setelah Anda mendapatkannya dan mulai untuk mengajari buah hati dalam berjalan, orang tua tidak meninggalkan anak untuk mengeksplorasinya sendiri. Kenalkan secara perlahan, berada di sisi mereka selama mereka mengenal dan belajar menggunakannya hingga mampu berjalan tanpa bantuan alat. Selain itu, usahakan untuk segera tanggap ketika terjadi kecelakaan seperti jatuh.

Bagaimana, apakah Anda sudah memiliki bayangan pada saat hendak membeli alat bantu jalan bayi ini? Sebaiknya pilih barang yang benar-benar berkualitas unggul. Jangan hanya terkecoh pada harga yang murah saja, namun kualitasnya rendah. Barang dengan kualitas unggul akan awet digunakan. Barang seperti ini memang hanya digunakan dalam waktu yang tidak lama, namun Anda tetap perlu memerhatikan kualitas juga.

  • alat bantu bayi berjalan
  • macam-macam alat bantu jalan bayi
  • jenis jenis alat bantu jalan balita

Comments

Popular posts from this blog

3 Cara Meningkatkan IQ Lewat Tindakan dan Kebiasaan Sederhana

6 Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada Dengan Mudah 100% Alami

5 Cara Terapi Wicara Anak Secara Alami Yang Bisa Ibu Coba Dirumah